Berita Terkini

107

Tingkatkan Kualitas Partisipasi Masyarakat Melewati Pendidikan Pemilih

Jakarta, kota-blitar.kpu.go.id –Penyelenggara pemilu tidak hanya melakukan kerja-kerja pemilu secara normatif teknis. Penyelenggara harus  menyadari, kunci utama menyukseskan pemilu adalah memberikan pendidikan pemilih untuk meningkatkan kualitas partisipasi. Pernyataan tersebut disampaikan Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU RI August Mellaz pada Konsolidasi Nasional dalam rangka kesiapan Pemilu tahun 2024, Kamis (1/12). Mellaz memaparkan instrumen, metode, dan strategi telah disusun untuk mencapai target tersebut, yaitu KPU harus menjadi pusat pengetahuan dan berbagi informasi kepemiluan, mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman, memetakan segmentasi masyarakat,memiliki strategi Komunikasi, hingga menggunakan metode-metode yang sesuai dalam memberikan informasi kepemiluan. Tidak sampai disitu, KPU juga harus mengoptimalkan kolaborasi multipihak, yakni melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, mahasiswa, aktivis, lembaga pendidikan, lembaga pemerintah, media hingga peserta pemilu. “Untuk mewujudkannya, maka dibutuhkan kerja lembaga yang solid, kreatif, inovatif, dan penyelenggara harus memahami konteks sosial masyarakat setempat. Kita harus optimis dan penuh semangat melaksanakan tahapan pemilu diiringi peningkatan kualitas partisipasi masyarakat agar visi Pemilu 2024 sebagai Sarana Integrasi Bangsa dapat diwujudkan,” kata Mellaz. (Hms/kot).


Selengkapnya
342

Digitalisasi Pemilu & Kesiapan Teknologi Informasi KPU pada Pemilu 2024

Jakarta, kota-blitar.kpu.go.id – Digitalisasasi penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) merupakan adopsi teknologi digital untuk mewujudkan efektivitas dan efisiensi dalam proses kontestasi politik yang legitimate. Divisi Data dan Informasi KPU RI Betty Epsilon Idroos menyoroti digitalisasi pemilu & kesiapan teknologi informasi KPU dalam penyelenggaraan pemilu dan pemilihan serentak tahun 2024. Betty memaparkan roadmap KPU terkait transparansi informasi yang berlandaskan peraturan keterbukaan informasi publik, lalu digitalisasi data pemilu serta implementasi itu sendiri pada kegiatan konsolidasi nasional kesiapan Pemilu Tahun 2024, Kamis (1/12). Menurut Betty digitalisasi dan teknologi Informasi KPU bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan publik pada proses transisi pemerintahan yang dilakukan dalam pemilu. “Pemanfaatan dan kemanfaatan dari sistem tersebut dalam rangka membangun dan membantu KPU menjadi lebih modern, menjadi lebih adaptif terhadap perkembangan dunia. Proses pengembangan digitalisasi. Karena data yang menjadi basis sistem informasi ini bersifat riskan, maka proses pengembangan sistem informasi yang dimiliki KPU sangat mempertimbangkan aspek keamanan,” pungkasnya. Kegiatan konslidasi nasional ini diikuti oleh seluruh Anggota KPU seluruh Indonesia dan Sekretaris beserta jajarannya. Konsolidasi yang berlangsung di Jakarta ini akan dilaksanakan selama 3 har kedepan.(Hms/Kot).


Selengkapnya
74

Konsolidasi Kesiapan Pemilu 2024

Jakarta, kota-blitar.kpu.go.id – Dalam rangka menyamakan persepsi dan gerak langkah serta soliditas jajaran KPU dalam meningkatkan layanan Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024 yang lebih baik, profesional, dan berintegritas, KPU Kota Blitar mengikuti konsolidasi nasional dalam rangka kesiapan Pemilu 2024, Kamis (1/12). Ketua KPU Hasyim dalam arahannya menegaskan, semakin besar tanggung jawab dalam bekerja, maka semakin besar dan semakin luhur profesi tersebut. Oleh karena itu, keluhuran profesi harus dijaga dengan berpedoman kepada kode etik penyelenggara pemilu. Menurut Hasyim, pemilu dan pilkada adalah arena konflik yang dianggap sah untuk meraih kekuasaan atau mempertahankan kekuasaan, KPU sebagai manajer pemilu, maka sama dengan manajer konflik. “Mari kita hindari posisi kita, sikap kita masuk kepada perangkap yang menjadi faktor penyebab konflik. Pemilu baik proses maupun hasilnya bisa dipercaya, memiliki legitimasi di antaranya karena faktor penyelenggara pemilu dipercaya oleh publik. Untuk itu kita semua harus menghindari situasi-situasi yang mendorong menjadi faktor penyebab konflik kepentingan,” pesan Hasyim. Senada dengan Ketua KPU, Sekretaris Jenderal, Bernad Dermawan Sutrisno memberikan arahan dalam penyelenggaran Pemilu dan Pilkada 2024 yang dibutuhkan dari jajaran sekretariat adalah komitmen untuk bekerja dengan baik dan bekerja penuh waktu. Komitmen ditunjukkan dengan dua hal, yaitu integritas dan loyalitas.  Integritas merupakan kesatuan pikiran, ucapan, dan tindakan yang sama secara pribadi maupun sebagai ASN di KPU. Integritas organisasi terbangun berangkat dari masing-masing individu dalam organisasi tersebut. Integritas organisasi dapat terwujud ketika terbangun soliditas dalam organisasi.   “Integritas di sini tidak sekadar Anda mematuhi hukum-hukum positif yang ada dalam peraturan perundang-undangan yang ada, tetapi lebih dasar dari itu adalah bagaimana komunikasi yang baik antar sesama pejabat serta maupun antara sekretariat dengan komisioner,” kata Bernad.   Sedangkan loyalitas merupakan kesetiaan secara individu maupun kolektif organisasi kepada sebuah tujuan besar. Bagi ASN di KPU kita telah berjanji melalui Panca Prasetya Korpri. Janji pertama adalah setia kepada NKRI dan pemerintah Republik Indonesia. Representasi negara di KPU adalah Ketua dan Anggota KPU RI yang diangkat dan diberhentikan oleh Presiden selaku kepala negara dan kepala pemerintahan. “Soliditas yang saya sampaikan secara terbuka di setiap pertemuan adalah pertama soliditas antara sekretariat dan komisioner. Mulai dari sekjen sampai sekretariat provinsi, kabupaten/ kota bekerja dengan tugas memberikan dukungan teknis dan administrasi kepada KPU, baik ketua dan anggota baik KPU RI, provinsi dan kabupaten kota. Dalam melaksanakan tugas dukungan teknis dan administrasi Anda harus bisa melayani secara proporsional dan profesional,” pungkasnya. (Hms/Kot).  


Selengkapnya
108

Terima Kasih Atas Partisipasi Masyarakat Kota Blitar dalam Tahapan Pendaftaran Calon Anggota PPK

Blitar, kota-blitar.kpu.go.id – Partipasi Masyarakat bukan hanya soal kedatangan masyarakat ke TPS untuk menyuarakan haknya, partisipasi masyarakat juga menyangkut soal keterlibatan masyarakat dalam tahapan Pemilu dan Pemilihan. Mendaftarkan diri sebagai calon anggota PPK merupakan bentuk partisipasi masyarakat. “Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat Kota Blitar dalam menyambut dan mendukung tahapan pendaftaran calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada Pemilu Tahun 2024 di lingkungan KPU Kota Blitar,”ucap Rangga, Senin (30/11). Rangga selaku Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kota Blitar mengungkapkan setidaknya ada 185 pelamar dan 205 pemilik akun SIAKBA yang tersebar di 3 kecamatan berperan aktif mengikuti jalannya tahapan pendaftaran Calon Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Sehingga KPU Kota Blitar memiliki optimisme terhadap tingkat partisipasi masyarakat di Kota Blitar. (Hms/Kot).


Selengkapnya
89

Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun KORPRI di Lingkungan KPU Kota Blitar

Blitar, kota-blitar.kpu.go.id – Komisi Pemiliha Umum Kota Blitar menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-51 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) pada Selasa, 29 November 2022. Upacara dilaksanakan di halaman KPU Kota Blitar. Pembina Upacara, Henry Wijaya saat membacakan sambutan Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional mengatakan melalui peringatan ini memberikan apresiasi atas darma bakti, pengabdian, dan kerja keras seluruh anggota KORPRI dalam melayani masyarakat dan menjalankan roda pemerintahan. Kedepan pelayanan publik ini diharapkan lebih menarik, atraktif, kreatif untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan pada masyarakat. Bertindak sebagai Komandan Upacara Kasubbag Hukum & SDM Ardian Prabowo. Sedangkan peserta upacara terdiri dari Komisioner dan jajaran Sekretariat KPU Kota Blitar. (Hms/kot).


Selengkapnya
146

Kelurahan Gedog Peduli Pemilu dan Pemilihan

Blitar, kota-blitar.kpu.go.id – KPU Kota Blitar dalam program peningkatan partisipasi masyarakat menggelar Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan, Selasa (29/11). Dilaksanakan di Balai Kelurahan Gedog, kegiatan diikuti oleh 20 masyarakat Gedog. Ketua KPU Kota Blitar Choirul Umam saat memberikan sambutan kegiatan menuturkan bahwa penyelenggaraan Pemilu tahun 2024 ada peningkatan kualitas demokrasi. Keluarahan dalam scop lingkungan terkecil, tentunya akan dijadikan acuan bagaimana mengukur tingkat partsipasi masyarakat. “Kelurahan Gedog sebagai salah satu dari 3 kelurahan yang kami tunjuk sebagai kelurahan percontohan untuk program Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan. Harapannya nanti bukan hanya capaian tingkat parmas naik akan tetapi diimbang dengan meningkatnya kualitas pemilih. Karena memilih saat ini bukan soal coblos mencoblos, akan tetapi menentukan masa depan bangsa,”tutur Umam. Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM Rangga Bisma menjelaskan Keluarahan Gedog nantinya akan menjadi pilot project dari KPU Kota Blitar untuk menjalankan program Kelurahan Peduli Pemilu dan Pemilihan. Untuk itu KPU Kota Blitar mengajak Kelurahan Gedog untuk berkolaborasi bersama dalam rangka mensukseskan perhelatan Pemilu 2024 saat ini hingga hari pemungutan suara dilaksnakan. “Untuk saat ini KPU Kota Blitar mengajak Kelurahan Gedog untuk melakukan kolaboraksi agar aksi-aksi nyata kita bisa memberikan kontribusi nyata bagi terselenggaranya Pemilu 2024,”jelas Rangga. (Hms/Kot).  


Selengkapnya
🔊 Putar Suara