Elektorial Podcast 49 : Merajut Masa Depan Demokrasi dari Naskah Sejarah

Kota Blitar, kota-blitar.kpu.go.id – Elektorial Podcast edisi ke-49 terasa berbeda dan istimewa, Rabu (15/04/2026). Kembali hadir dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube KPU Kota Blitar untuk pertama kalinya podcast dilaksanakan di luar studio, tepatnya dari Rumah Pintar Pemilu Nasional Bung Karno yang berlokasi di Ruang Memorabilia UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno, Kota Blitar.

Hadir sebagai narasumber spesial, Ibu Nurny Syam, Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno. Perbincangan mengangkat topik “Perpustakaan sebagai Ruang Demokrasi”. Mengulas peran perpustakaan sebagai ruang publik yang inklusif, sekaligus membahas kolaborasi antara Perpustakaan Bung Karno dan KPU Kota Blitar pada pengelolaan Rumah Pintar Pemilu Nasional Bung Karno dalam mendiseminasikan literasi demokrasi.

“Perpustakaan Proklamator Bung Karno ini mempunyai core bussines dalam pengelolaan koleksi dan sumber informasi yang valid dan terpercaya. Termasuk dalam rangka merajut masa depan demokrasi dari naskah sejarah yang telah kami kelola,”kata Nurny.

Dalam perbincangan podcast yang berlangsung selama 45 menit tersebut, Nurny menekankan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan menyoal edukasi kepemiluan kepada masyarakat. Tidak hanya sekadar kerjasama saat momentum menjelang Pemilu dan Pilkada saja, akan tetapi diluar tahapan pemilihan harus terus ada keberlangsungan kegiatan pendidikan pemilih dan demokrasi.

“Dapat kita tarik benang merah antara KPU melalui RPP Nasional  dengan Perpustakaan Bung Karno. Saya rasa sangat tepat Rumah Pintar Pemilu  Nasional ditempatkan di sini, karena kalau kita berbicara mengenai sejarah Pemilu di Indonesia kita perlu tahu pemilu pertama  di Tahun 1955, sejak pemerintahan Bung Karno yang terdapat dalam naskah sejarah koleksi Perpustakaan Bung Karno,”jelas Nurny.

Lebih lanjut, Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno yang berangkat dari pustakawan tersebut menekankan kolaborasi tidak hanya satu titik di ruang memorabilia. Akan tetapi bisa melalui kegiatan internasilasi pemikiran Bung Karno dengan keterkaitannya mengenai kepemiluan.

“Mari kita manfaatkan secara positif keberadaan Rumah Pintar Pemilu Nasional di ruang memorabilia UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno yang memberikan fasilitas literatur yang dapat diakses di perpustakaan, edukasi kepemiluan melalui pemilu dari masa ke masa di RPPN Bung Karno, demi masa depan demokrasi yang lebih baik,”tutup Nurny.

Sebagai informasi pendirian RPP Nasional Bung Karno merupakan kerjasama antara KPU RI dengan Perpustakaan Nasional dalam rangka memperkuat literasi pemilih, mencakup pengembangan perpustakaan serta program tematik literasi kepemiluan guna melahirkan pemilih cerdas dan bertanggung jawab. RPP Nasional berdiri sejak 23 Desember 2023 dan beroperasi hingga saat ini di Jl. Kalasan No. 1 Kota Blitar. (rY/ doc:Parmas).

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 53 Kali.
🔊 Putar Suara